Pernah Menjadi Warga Desa Singkir: Catatan KKN yang Saya Baca Kembali Setelah 11 Tahun
Sebelas tahun lalu, saya pernah menjadi warga Desa Singkir. Bukan dalam arti memiliki rumah, sawah, atau kartu identitas di sana. Saya datang sebagai mahasiswa Universitas Padjadjaran yang sedang menjalani Kuliah Kerja Nyata Mahasiswa KKNM-PPMD pada awal 2015. Bersama 20 orang teman satu kelompok, saya meninggalkan Jatinangor menuju Desa Singkir, Kecamatan Cikalong, Kabupaten Tasikmalaya. Perjalanan menuju desa itu tidak sebentar. Kami berangkat sekitar pukul tujuh pagi dan harus melewati jalan yang kecil dan berkelok-kelok sebelum akhirnya tiba beberapa jam kemudian. Sesampainya di sana, kami menuju kantor desa untuk melaporkan kedatangan dan mendapatkan pengarahan mengenai kegiatan KKNM-PPMD. Saat itu saya belum tahu bahwa beberapa minggu di desa tersebut kelak akan menjadi salah satu pengalaman yang masih saya ingat bertahun-tahun kemudian. Lebih dari itu, saya tidak menyangka bahwa sebelas tahun setelahn...
Komentar
Posting Komentar